Konstruksi Bangunan Rumah Bertingkat Dengan Pondasi 2 Lantai

Pembangunan bangunan rumah bertingkat yang memiliki fondasi 2 lantai dan aturan yang harus dipahami. Sebuah rumah bertingkat 2 adalah tipe bangunan pribadi yang paling sering dibuat. Mengapa itu? Karena gedung ini cukup affodable bagi warga yang ekonomis di kelas menengah. Selain itu, Ruangan di lantai 1 juga dapat digunakan sebagai toko atau showroom. Kemudian, bangunan ini dikonversi dari rumah pribadi menjadi rumah toko atau Ruko. Itulah alasan banyak orang membuat rumah 2-lantai untuk menjadi pilihan perumahan atau rumah dan tempat usaha. Dalam pembangunan rumah bertingkat, ketika direncanakan untuk memiliki 2 lantai, pondasi harus kuat. Berdasarkan peraturan loading Indonesia (PPI), ada asumsi bahwa kapasitas angkut jenis bangunan ini diklasifikasikan sebagai moderat atau 2 sampai 5 kg per cm2.
Pondasi yang digunakan dalam pembangunan gedung bertingkat 2 adalah batu berukuran lebar 60 cm dan tinggi 60 cm. Pada setiap titik kolom 90 cm x 90 cm pelat ditanam dengan ketebalan sisi tepi 12 cm dan ketebalan bagian pusat 15 cm. Struktur pondasi yang dibuat sehingga dapat menampung 2 lantai bangunan rumah adalah kolom, sloof, diperkuat pelat beton dan balok. Dalam instalasi dinding plester dengan batu bata yang digunakan. Penggunaan beton memiliki komposisi 50 kg semen dibandingkan dengan 2 pasir dibandingkan dengan 3 stensil sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaannya bersifat konvensional.
Konstruksi bangunan rumah bertingkat
Jika untuk membuat beton tidak dilakukan dengan komposisi konvensional di atas, ada juga metode lain dengan aturan yang cukup mirip. Perbandingan bahan adalah 1 semen dibandingkan dengan 3 stensil. Variasi berikutnya adalah 1 semen dibandingkan dengan 3 pasir dibandingkan dengan 2 stensil. Ada alternatif lain yaitu 1 semen dibandingkan dengan 2,5 pasir dibandingkan dengan 2,5 stensil. Sehingga pembangunan rumah bertingkat, terutama untuk pondasi bisa menjadi kuat, maka ada standar mutu yang harus dipatuti, yaitu K225. Kualitas kontraktor lain juga dapat 19,04 MPA sesuai dengan SNI di bidang bahan beton yang ditetapkan pada 2013. Dengan demikian, ketahanan rumah yang akan dibuat dengan 2 lantai akan cukup sehingga keamanan penghuninya lebih terjamin. Itulah pentingnya perencanaan jumlah lantai konstruksi rumah bertingkat sebelum membuat pondasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *